Beranda > Pendidikan > Jenis-Jenis Penelitian Pendidikan

Jenis-Jenis Penelitian Pendidikan

Manusia adalah makhluk yang sering disebut sebagai animal rational yang dibekali hasrat ingin tahu. Sifat ingin tahu manusia telah dapat disaksikan sejak manusia masih kanak-kanak. Dorongan rasa ingin tahu tersebut membawa manusia selalu berusaha mendapatkan pengetahuan yang sedang dipermasalahkan atau yang sedang dipertanyakan. Di dalam sejarah perkembangan pikir manusia ternyata yang dikejar itu esensinya adalah pengetahuan yang benar atau secara singkat disebut kebenaran. Hasrat ingin tahu manusia terpuaskan apabila dia memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakannya. Adapun pengetahuan yang diinginkannya adalah pengetahuan yang benar. Pengetahuan yang benar atau kebenaran memang secara inherent dapat dicapai manusia, baik melalui pendekatan non ilmiah maupun pendekatan ilmiah (Suryabrata, 2005). Melalui pendekatan ilmiah orang akan berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang menghendaki untuk mengujinya. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah inilah yang didapat melalui penelitian ilmiah. Menurut Ardhana (1987) penelitian merupakan suatu penyelidikan secara sistematik, terkontrol, empirik dan kritis mengenai proporsi-proporsi hipotesis mengenai hubungan yang diperkirakan ada antara gejala-gejala alamiah.

Dalam melakukan penelitian orang dapat menggunakan berbagai macam metode dan sajian dengan rancangan penelitian juga digunakan bermacam-macam. Untuk menyusun sesuatu rancangan penelitian yang baik maka beberapa hal perlu dipertimbangkan seperti, 1) cara pendekatan apa yang akan dipakai, 2) metode apa yang akan dipakai, 3) dan strategi apa yang kiranya paling efektif (Suryabrata, 2005). Keputusan mengenai rancangan apa yang akan dipakai akan tergantung kepada tujuan penelitian, sifat masalah yang akan diselesaikan dan berbagai alternatif yang mungkin digunakan. Apabila tujuan penelitian sudah dispesifikasi maka penelitian itu telah mempunyai ruang lingkup dan arah yang jelas dan karenanya perhatian dapat diarahkan kepada target area yang terbatas. Sehingga sifat masalah akan memainkan peranan utama dalam menentukan cara-cara pendekatan yang cocok, yang selanjutnya akan menentukan rancangan penelitiannya. Banyak orang yang ragu-ragu memulai suatu proyek penelitian karena kerumitan yang tampak pada metode yang digunakan dalam beberapa proyek penelitian dan banyak pula yang terhambat di tengah jalan karena penggunaan metode atau jenis penelitian yang kurang tepat. Atas dasar itulah perlu kiranya dipaparkan mengenai prinsip dari jenis-jenis penelitian tersebut di antaranya penelitian historis, penelitian survei, penelitian korelasional, penelitian kausal komparatif, penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif, dan penelitian pengembangan, yang diharapkan memudahkan peneliti dalam hal menentukan rancangan atau jenis penelitian yang paling tepat digunakan dalam penelitian tersebut.

Makalah selengkapnya dapat didownload di sini


  1. 27 Agustus 2011 pukul 09:24

    terima kasih banyak

  2. 27 Agustus 2011 pukul 09:27

    Permisi, sy download datanya ya. Thanks alot

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: